Minggu, 15 Mei 2016

Apa itu Cinta? Apa itu Pernikahan?

new-president-and-japanes.jpg
Suatu hari Plato bertanya kepada Gurunya, "Apa itu cinta?Bagaimana saya bisa menemukannya?"

Gurunya menjawab, "Ada ladang gandum yang luas di depan sana. Berjalanlah kamu tanpa boleh mundur kembali, kemudian ambillah satu saja ranting. Jika kamu menemukan ranting yang kamu anggap paling menakjubkan, artinya kamu telah menemukan cinta."

Plato pun berjalan, dan tak seberapalama, dia kembali dengan tangan kosong, tanpa membawa apapun.

Gurunya bertanya, "Mengapa kamu tidak membawa satupun ranting?"

Plato menjawab, "Aku hanya boleh membawa satu saja, dan saat berjalan tidak boleh mundur kembali (berbalik). Sebenarnya aku telah menemukan yang paling menakjubkan, tapi aku tak tahu apakah ada yang lebih menakjubkanlagi di depan sana, jadi tak kuambil ranting tersebut. Saat ku melanjutkan berjalan lebih jauh lagi,baru ku sadari bahwasanya ranting-ranting yang ku temukan kemudian tak sebagus ranting yangtadi, jadi tak kuambil sebatang pun pada akhirnya."

Gurunya kemudian menjawab, "Jadi,ya itulah cinta."

Di hari yang lain, Plato bertanya lagi pada gurunya,"Apa itu perkawinan?Bagaimana saya bisa menemukannya?"

Gurunya pun menjawab, "Ada hutan yang subur di depan sana. Berjalanlah tanpa boleh mundur kembali (menoleh) dan kamu hanya boleh menebang satu pohon saja. Dan tebanglah jika kamu menemukan pohon yang paling tinggi, karena artinya kamu telah menemukan apa itu perkawinan."

Plato pun menjawab, "Sebab berdasarkan pengalamanku sebelumnya, setelah menjelajahi hampir setengah hutan, ternyata aku kembali dengan tangan kosong. Jadi dikesempatan ini, aku lihat pohon ini, dan kurasa tidaklah buruk-buruk amat, jadi kuputuskan untuk menebangnya dan membawanya kesini. Aku tidak mau menghilangkan kesempatan untuk mendapatkannya."

Gurunyapun kemudian menjawab,"Dan ya itulah perkawinan."


Cinta itu semakin dicari, maka semakin tidak ditemukan.Cintaadanya di dalam lubuk hati, ketika dapat menahan keinginan dan harapan yang lebih.

Ketika pengharapan dan keinginan yang berlebih akan cinta, maka yang didapat adalah kehampaan.. tiada sesuatupun yang didapat, dan tidak dapat dimundurkan kembali.

Waktu dan masa tidak dapat diputar mundur.Terimalah cinta apa adanya.

Perkawinan adalah kelanjutan daricinta. Adalah proses mendapatkan kesempatan, ketika kamu mencari yang terbaik diantara pilihan yang ada, maka akan mengurangi kesempatan untuk mendapatkannya.

Ketika kesempurnaan ingin kau dapatkan, maka sia-sialah waktumu dalam mendapatkanperkawinanitu, karena sebenarnya kesempurnaan itu hanya milik Allah.
sumber e-motivasidiri.blogspot.com

5 komentar:

  1. kunjungan malam bos.. jangan lupa mampir bos di tempat ane saefularifin(dot)com lagi ada kontes seo blog 2016 hadiah 1,5juta lebih.. ayo ikutan karna ini terbuka untuk semua.

    BalasHapus
  2. 下尺モモ乙Oれモ31 Mei 2016 pukul 16.55

    kata yang berkesan buat saya" semakin dicari semakin tidak ditemukan..itulah cinta. :-)

    BalasHapus
  3. Cinta semakin dicari ia semakin pergi, cinta tak perlu dicari maka cinta akan datang dengan cinta sejati. Hehehe

    BalasHapus
  4. Cinta memang bukan hadit dari sosok yg sempurna tp dari cara penerimaan kita yg sempurna

    BalasHapus
  5. Solihin always forever11 Juni 2016 pukul 15.21

    Cinta adalah alasan lelaki buat nidurin cewek

    BalasHapus

Pengunjung yg baik bisa menghargai tulisan orang lain
Silahkan berkomentar yg sopan