Rabu, 19 Oktober 2016

Bimbang

Dimata air didalam kolam

Kucari jawab teka-teki Alam

Dikawan awan kian kemari

Disitu jua jawabnya kucari

Diwarna bunga yang sedang berkembang

Kubaca jawab penghilang bimbang

Kepada gunung penjaga waktu

Kutanya jawab kebenaran,tentu

Kedalam hati Jiwa sendiri

Kuselam jawab namun tak tercari

Hatiku haus akan kebenaran

Berikan jawaban dihatiku sekarang

Email Anak SMP


Cerita ini berawal ketika seorang pemuda melamar menjadi cleaning service di sebuah perusahaan. Perawakannya yang kecil sangat mirip dengananak SMP walaupun usianya sudah dua puluh tahun. Tetapi bukan hanya penampilannya, pemuda itu benar-benar cuma lulusanSMP. Makanya, dia memilih melamar jadi cleaning service saja.
Hari itu adalah hari yang teramat berat bagi mantananak SMP itu. Pertama-tama ia harus menjalani tes wawancara, kemudian tes penggunaan alat- alat pembersih modern yang tidak ia mengerti, belum lagi tatapan mata para pengawas yang terlihat seperti sangat meremehkan perawakannya yang mirip anak SMP.
Akhirnya tes hari itu pun berakhir, seorang pegawai personalia menemuinya lalu berkata, “Oke, cukup untuk hari ini, tolong isi formulir ini. Jangan lupa untuk mengisi email, karena kami akan mengumumkan hasil tes ini lewat email.”
” Pak, maaf, saya tidak punya email.” Jawab pemuda itu.
“Ya sudah, maaf juga, berarti Anda belum layak untuk bekerja di perusahaan Teknologi Informasi ini.” Kata pegawai personalia itu.
Dengan kecewa, mantananak SMP itu pulang ke rumahnya. Sampai di rumah, tiba- tiba tetangganya menemuinya. Tetangga itu bercerita bahwa ia punya sebuah pohon mangga yang berbuah lebat, tetangga itu meminta tolong pemuda itu untuk menjualkannya di pasar. “Nanti hasilnya 60 persen buat kamu, 40 persen buat aku. Gak banyak kok, paling- paling cuma sekitar 10 kg.”
Pemuda itu pun menyetujuinya dan segera membawa mangga-mangga itu ke pasar lalu menjualnya. Setelah semuanya terjual, pemuda itu menemui tetangganya lagi dan mengambil 60% bagiannya. Dia malah dapat ide, dia menemui tetangga yang lain yang masih punya pohon mangga lalu membelanjakan semua uangnya untuk membeli mangga tersebut dan menjualnya lagi ke pasar. Dia sangat senang ketika melihat uang di tangannya menjadi berlipat ganda.

Hal ini akhirnya rutin ia lakukan. Bukan hanya mangga, mantananak SMP itu mulai mencari alternatif lain. Rambutan dan buah- buahan lain juga turut masuk daftar dagangnya. Lambat laun, ia memiliki gerobak untuk membawa buah-buah itu. Kemudian ia bisa membeli mobil pickup pada tahun berikutnya. Lama-lama, bisnis dagangnya tumbuh besar. Ia akhirnya menjadi seorang distributor buah yang cukup kaya.

Pada suatu hari seorang sales website menemuinya dan menawarkan berbagai keuntungan jika membuat website. Di akhir perbincangannya, sales itu bertanya dengan sopan, “Kalau boleh tau, apa email bapak?”

“Saya tidak punya email.” Jawab pemuda mantan anak SMP itu.
“Wah, seharusnya pedagang sebesar bapak sudah punya email. apakah bapak tahu manfaat email?” tanya sales dengan sopan.

Jawab pemuda lulusan SMP itu, “Setahu saya, jika saya punya email, mungkin saat ini saya hanya menjadi seorang cleaning service di kantor Anda.”


sumber: http://ceritainspirasi.net/email-anak-smp

Sabtu, 15 Oktober 2016

Puisi Untukmu

Puisi yang kujanjikan dulu hanya serupa embun

Begitu cepat datang dan pergi sebab Matahari

Walau bening tetap saja sesaat isi Puisi

Selanjutnya menetes entah kemana ia

Atau terlupa karena terlalu siang Bangun kita

Puisi yang kau harapkan entah serupa apa

Polos bagai Anak kecil yang tak tau akan dosa

Atau setaman wangi Bunga

Aku takut kau kecewa,karna puisi tlah lama pecah

Kata-kata berhamburan disapu Angin

Makna berlarian dikejar Mimpi hitam perjalanan

Sebab kita terlalu jauh

Puisi penuh Makna melampui beda bahasa Jiwa

Menyebrang lautan lewati hari-hari sepagi tetes Embun

Pahami sebenar-benarnya isi puisi

Senandung Api

Selama nafas masih mengalun

Selama jantung masih memukul

Wahai api

Bakarlah jiwaku

Biar mengaduh,Biar mengeluh

Biar jiwaku habis terlebur

Rasa sesak menyatu dikalbu

Hanya nyanyian semata bunyi jeritku

Nikmat rasa api membakar

Sungguh aku tlah mati dalam hidup

Mati hati dalam kesunyian Abadi

Iwans blog, blog penggantian www.iwans.heck.in

Blog ini saya buat setelah mendapat pemberitahuan dari pihak blog builder mywapblog.com bahwa platform blogging dimana tempat saya mengelola blog www.iwans.heck.in akan segera ditutup, yg artinya blog yg saya kelola www.iwans.heck.in juga akan lenyap dari jagad internet. Oleh sebab itu sebelum penutupan dilakukan, saya membuat blog di blogspot untuk memindahkan postingan saya yg ada di www.iwans.heck.in agar tdk ikut lenyap. Semoga di blog baru iwans blog ini bisa mengobati kekecewaan saya atas penutupan mywapblog yg  tanpa memberi alasan yg jelas dan membuat saya lebih kreatif lagi.

 Kudus, 16 Oktober 2016
 iwans elit